Kapolda Jabar Hadiri RAKERDA Pramuka

IMG-20161227-WA0005

Ketua Kwarda Jabar Dede Yusuf dan jajaran pengurus berfoto bersama Kapolda Jabar Irjen Anton Charliyan

BANDUNG – Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Barat menggelar Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) Jawa Barat Tahun 2016 yang dilaksanakan selama dua hari dari tanggal 26 – 27 Desember 2016 bertempat di Aula Pandu, Hotel Bumi Kitri, Kota Bandung.

RAKERDA Jawa Barat Tahun 2016 diikuti oleh perwakilan dari 27 Kwartir Cabang Kab/Kota Se Jawa Barat, perwakilan pimpinan Satuan Karya dan Satuan Komunitas.

Rapat Kerja evaluasi pencapaian Program Kerja Kwarda Jabar Tahun 2016 dan Penyusunan Program Kerja Tahun 2017 ini dibuka secara resmi oleh Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Barat Dede Yusuf M Effendi, Senin (26/12).

Kapolda Jawa Barat Irjen. DR. Drs. H. Anton Charliyan., M.P.K.N selaku Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka Jawa Barat turut hadir untuk memberikan prasaran kepada para peserta RAKERDA Jabar.

IMG-20161227-WA0002

Ketua Kwarda Jabar Dede Yusuf memimpin langsung pertemuan Kapolda dengan delegasi Kwarcab Se Jawa Barat. Dalam sambutannya Kapolda Jabar bercerita jika sejak kecil dirinya juga aktif sebagai anggota Pramuka bahkan sempat menjabat Sekretaris Dewan Kerja Cabang (DKC) Tasikmalaya, organisasi dibawah binaan Kwartir untuk mengelola Generasi Muda Gerakan Pramuka yang berusia 16-25 tahun.

IMG-20161227-WA0003

“Sejak kecil saya aktif pramuka, sampai menjabat Sekretaris DKC Tasikmalaya, bahkan saking aktifnya dulu kalau dibagikan rapot, rapot saya nilai nya pelangi”, ujar Anton Charliyan yang disambut tepuk tangan seluruh peserta.

Pada kesempatan ini juga Kapolda Jabar berbagi pengalaman dari seorang anggota Pramuka sekarang bisa menjadi Jendral bintang dua, “dalam hidup kita harus berupaya sebaik-baiknya dapat bermanfaat untuk orang lain, dulu saya juga tidak pernah bermimpi sampai bisa menjadi seperti sekarang”, pesan Anton.

IMG-20161227-WA0004

Kapolda Jabar juga mengajak kepada segenap jajaran pramuka untuk turut membantu menyelesaikan permasalahan-permasalahan bangsa seperti terorisme, menjaga kerukunan, untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan kebudayaan. (rpr)

 

 

Luki Luk